Sabtu, 29 November 2008

Lomba CoverStar 2009 Majalah Gradasi

g-Mag CoverStar 2009 memperebutkan piala Walikota Semarang

Kalo pengin beken dan tampang imut kamu nampang di kover g-Mag, buruan ikut event keren satu ini!!

Kamu Harus…

  • WNI cewek-cowok berusia 15-25 (dibuktikan dengan kartu identitas).

  • Berpenampilan menarik, fotojenik.

  • Punya foto-foto warna terbaru (close up, setengah badan, satu badan penuh) yang dijepret dalam rentang waktu 1 Desember 2008 hingga 25 Januari 2009.
Caranya…

  • Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 50 ribu. Bagi para pelanggan Telkomsel mendapat potongan 30% dengan menuliskan nomor Kartu Telkomsel. Pembayaran dilakukan ke Majalah Gradasi, BRI Unit Sukun Semarang, nomor rekening 6058-01-003168-53-5 (akan mendapatkan Majalah Gradasi Edisi Februari dan Maret 2009).

  • Kirim foto-fotomu berukuran 4R minimal 3 lembar dalam 3 gaya (tampak depan, tampak samping, seluruh badan). Foto-foto nggak mengandung pornografi dan nggak sedang diikutkan lomba sejenis lainnya.

  • Lampiri foto-foto dengan biodata komplet, kartu identitas (kartu pelajar, kartu mahasiswa, KTP, SIM), dan bukti pembayaran/ transfer (asli).

  • Kirim semuanya ke Panitia g-Mag CoverStar 2009, Kompleks SMK Negeri 11 Semarang, Jl Cemara Raya, Telp. 024 76480085, 76480185, Fax. 024 7472008, Banyumanik, Semarang 50267.

  • Kiriman diterima selambatnya tanggal 25 Januari 2009.
Lomba dibuka tanggal 1 Desember 2008 dan ditutup 25 Januari 2009.

Dewan juri memilih 5 nama nominasi yang akan diundang ke Resepsi Ultah ke-9 g-Mag tanggal 14 Februari 2009 mendatang di Hotel Grand Candi, Semarang. Nama-nama nominasi akan diumumin di g-Mag Edisi Februari 2009.

Ke-5 nominasi akan diprofilkan di majalah Gradasi mulai edisi Maret s.d Juli 2009. Semua foto yang diikutsertakan lomba menjadi hak milik panitia. Keputusan Dewan Juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Contoh Formulir

Nama:
Nick:
TTL:
Alamat:
Kota:
Provinsi:
No Tlp:
No Hp:
Email/FS:
Berat Badan:
Tinggi Badan:
Hobi:
Prestasi:

Jumat, 31 Oktober 2008

g-Mag Presents Telkomsel Writing Awards 2009

Pengin jadi pengarang terkenal? Pengin ngedapetin kesempatan karya cerpenmu nampang dalam sebuah buku antologi superkeren? Nggak ada event lain yang lebih pas kamu ikuti ketimbang yang satu ini, yaitu Telkomsel Writing Awards 2009 – Cerpen Asik geberan Majalah Gradasi!

Mo tau syarat-syaratnya? Baca baik-baik, OK!? Abis itu langsung ikutan!!

Syarat Umum

  • Sayembara terbuka untuk warga negara Indonesia (WNI) yang berusia antara 13-23 tahun (dibuktikan dengan kartu identitas).
  • Sayembara dibuka tanggal 1 Oktober 2008 dan ditutup tanggal 31 Desember 2008 (stempel pos).
  • Naskah ditulis dengan Bahasa Indonesia yang baik dan benar serta komunikatif.
  • Tema cerita bebas (roman, komedi, misteri, horor, thriller, science-fiction, fantasi) asal tidak mengandung muatan SARA dan pornografi.
  • Naskah harus karya asli, bukan jiplakan, bukan adaptasi dari karya lain yang telah lebih dulu ada, belum pernah dipublikasikan di media (komersial) manapun, dan tidak sedang diikutkan dalam sayembara serupa, dibuktikan dengan surat pernyataan yang dilampirkan.

Syarat Khusus

  • Naskah diketik di kertas berukuran A4 sepanjang 4-6 halaman dengan spasi 1,5 menggunakan font Times New Roman 12 pt (maksimal 12.000 karakter).
  • Jika menggunakan mesin ketik Jowo (manual), naskah diketik dengan spasi 2 sepanjang 6-8 halaman kertas kuarto (A4).
  • Panitia tidak menerima naskah yang ditulis dengan tulisan tangan walau sejelas apapun.
  • Peserta dapat menggunakan nama samaran namun tetap harus menyertakan nama asli (sesuai akta kelahiran dan kartu identitas) dalam biodata dan curriculum vitae.
  • Naskah dikirim dalam bentuk hardcopy (print out/ketikan) sebanyak rangkap 3 (tiga) dan dikirimkan ke PANITIA TELKOMSEL WRITING AWARDS 2009, Kompleks SMK Negeri 11 Semarang, Jl Cemara Raya, Banyumanik, Semarang 50267 (tidak menerima pengiriman naskah via e-mail).
  • Lampiri naskah dengan ringkasan cerita (sinopsis), curriculum vitae, fotokopi kartu identitas yang masih berlaku (KTP/SIM/paspor/kartu pelajar/kartu mahasiswa), dan foto terbaru berwarna pose bebas ukuran 4R.
  • Setiap naskah yang dikirimkan wajib dilampiri dengan (pilih salah satu):
  1. Formulir sayembara (asli) dan dua seri kupon sayembara dari Majalah Gradasi edisi November dan Desember 2008.
  2. Bukti pengiriman uang Rp 15.000 (dan akan mendapat kiriman 2 eksemplar Majalah Gradasi edisi November dan Desember 2008). Majalah Gradasi, BRI Unit Sukun Semarang No. Rek. 6058-01-003168-53-5 atau melalui wesel pos ke PANITIA TELKOMSEL WRITING AWARDS 2009, Kompleks SMK Negeri 11 Semarang, Jl Cemara Raya, Banyumanik, Semarang 50267
  3. Mencantumkan nomor kartu As (tergabung dalam Gen Asik Telkomsel) dan satu nomor untuk sekali pendaftaran.
  • Peserta dapat mengirimkan lebih dari satu naskah. Tiap naskah dikirim dalam amplop terpisah dan masing-masing dilengkapi dengan salah satu dari pilihan ketiga lampiran dalam poin di atas.
  • Kiriman naskah ditunggu selambatnya tanggal 31 Desember 2008 (stempel pos).
  • Dewan Juri memilih 20 karya cerpen terbaik yang akan diterbitkan dalam bentuk buku antologi cerpen oleh Penerbit Gradasi, Semarang (termasuk 3 pemenang utama). Pengumuman 20 cerpen terbaik dimuat dalam Majalah Gradasi edisi Februari 2009.
  • Pengumuman tiga pemenang utama sayembara akan dilakukan dalam resepsi perayaan ulang tahun ke-9 Majalah Gradasi tanggal 14 Februari 2009 di Grand Candi Hotel, Semarang.
  • Keputusan Dewan Juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Naskah yang masuk menjadi hak milik panitia.

Hadiah

  • Pemenang I: Uang tunai Rp 1.500.000, piagam penghargaan, gift dari sponsor.
  • Pemenang II: Uang tunai Rp 1.000.000, piagam penghargaan, gift dari sponsor.
  • Pemenang III: Uang tunai Rp 500.000, piagam penghargaan, gift dari sponsor.
  • Ke-17 karya terbaik (nominasi): piagam penghargaan, gift dari sponsor.
  • Pajak hadiah ditanggung pemenang.

Rabu, 27 Agustus 2008

Tamu Istimewa dari SMA 15

Bu Ina dan genk-nya


Kegaduhan melanda kantor Redaksi g-Mag pada hari Senin 25 Agustus 2008 lalu. Ada belasan anak menyesaki ruang kantor yang udah panas duluan karena belum dipasangi AC. Dipenuhi bocah sebanyak itu, praktis suasana jadi kian hot lagi bagai berada di dalam magic jar!
Para pendatang ternyata datang dari SMA Negeri 15 Semarang. Mereka anggota ekskul jurnalistik yang awalnya hanya ingin meninjau Percetakan UP Gradasi tapi akhirnya malah menemukan target bonus berupa g-Mag, dan tambahan ilmu tentunya. Kunjungan dimaksudkan sebagai bekal awal bagi para murid sebelum memproduksi Libel, majalah sekolah SMA 15.
Sebelum berkunjung ke SMK 11, beberapa di antara personel ekskul jurnalistik SMA 15 udah ikutan pelatihan jurnalistik Nulis Bareng Gradasi 2008 yang digeber dua hari sebelumnya, pas hari Sabtu. Rombongan yang terdiri atas 32 siswa dipimpin guru Bahasa Indonesia Bu Inawati, S.Pd dan pembimbing ekskul Pak Jarum. Begitu datang ke kompleks SMK 11 pukul 11, mereka langsung diantar masuk ke ruang kelas 21 untuk mengadakan audiensi dengan para kru UP dan g-Mag.
Audiensi dipimpin oleh Direktur UP Pak Antonius Bowo Wasono. Setelah Pak Anton menyampaikan sambutan, giliran Bu Ina yang pidato. Sesudah itu satu-persatu kru g-Mag maju ngucapin selamat datang buat teman-teman dari SMA 15, dimulai dari Pemred Pak Budi Utoyo, Wapemred Mas Wiwien Wintarto, dan Redpel Mbak Dewi Uji.
Satu-satunya yang nggak ikut bicara adalah Manajer Marketing Mbak Suhita Puri. Tapi setelah dipaksa-paksa oleh semua orang, akhirnya mau juga cewek asal Bantul, DIY, itu tampil untuk menceritakan suka dukanya nyari iklan dan mempromosiin g-Mag ke tengah masyarakat.
Pada sesi tanya jawab, Bu Ina bertanya mewakili para murid soal teknis tata cara untuk ikut bergabung atau seenggaknya nyumbang tulisan buat g-Mag. Sedang Pak Jarum menanyakan tentang prosedur guna mendapatkan nomor ISSN seperti yang udah dipunyai g-Mag.
Sesudah acara ramah tamah di ruang kelas 21 selesai sekitar pukul 12.45, barulah para tamu diantar Mbak Dewi dan Mbak Hita mengunjungi langsung kantor Redaksi g-Mag. Di sana para peserta bertanya-tanya lebih jauh lagi pada kedua kru tersebut tentang sistem kerja Redaksi dan juga bagian Marketing/Iklan.

Suk-sukan masuk kantor Setting
Sesudah puas melihat-lihat kantor Redaksi, rombongan dibawa berkeliling meninjau kantor Setting & Layout UP dan ruang percetakan. Patut dicatat bahwa teman-teman dari SMA 15 itu adalah tamu pertama yang berkunjung secara khusus ke kantor g-Mag. Ayo, siapa nyusul?

Kantin Banget Merdeka Belajar


Kata Pak Bahrudin dan Izza Ahsin, belajar itu bisa di mana aja. Yang nggak nerusin sekolah pun tetep bisa belajar dan jadi smart. Belajar juga harus dilakukan dengan cara yang fun dan sesuai dengan minat-bakat tiap orang. Jangan serba penuh tekanan dan paksaan hanya demi mengejar angka-angka nilai.
Tema itulah yang tersaji dalam talk show berjudul Merdeka Belajar! yang merupakan rangkaian kegiatan Kantin Banget Talking about Edisi Minggu Suara Merdeka. Talk show digeber di Ruang Pertemuan lantai III kantor Redaksi Suara Merdeka di Jl Kaligawe Km 5, Semarang, hari Minggu 24 Agustus 2008 kemaren.
Dimoderatori Om Daktur Budi Maryono yang sehari sebelumnya jadi keynote speaker (haiyah!) acara Nulis Bareng Gradasi 2008 di SMK 11, acara menampilkan dua bintang tamu yaitu Pak Bahrudin yang adalah Kepsek SMA Qaryah Thayyibah, Kalibening, Salatiga, dan Izza yang menulis buku berjudul Dunia Tanpa Sekolah. Sedang kru g-Mag yang melakukan penampakan di acara itu adalah Wapemred Mas Wiwien Wintarto dan Korlip Oktaviany Wahyunita.
Acaranya sendiri membahas tentang keunikan sistem belajar mengajar di SMA Q-Tha. Di depan sekitar 30-an peserta, Pak Din dan Izza memaparkan cara pendidikan di sana yang menyempal dari “ajaran” pendidikan baku di sekolah-sekolah umum. Nggak ada kewajiban masuk tiap hari, nggak ada pelajaran segudang yang bikin stres, nggak ada ulangan, dan nggak ada juga tekanan untuk mengejar nilai setinggi mungkin.
Murid-murid dimerdekakan untuk belajar sesuai minat dan kemampuan masing-masing tanpa arahan dan komando guru. Para guru hanya menjadi pendamping dan fasilitator. Cara belajar murid pun langsung mengerjakan apapun yang mereka sukai. Yang hobi film ya langsung bikin film, yang suka fotografi ya langsung jeprat-jepret, yang hobi ngarang ya langsung bikin novel, dlsb. Akhirnya di dan dari situlah mereka belajar dan menimba ilmu langsung dari praktik lapangan.
Sekadar info, putri sulung Om Daktur yang bernama Mutiara adalah murid baru di SMA Q-Tha (jadi sekalian promo sekolahan ya, Om?). Doi belajar fotografi dan sinematografi. Tia hadir juga di acara tersebut bareng beberapa kawannya sesama murid Q-Tha.
Dan karna ini acara KBTa, beberapa kru Geng Kantin Banget juga ikut datang. Mereka adalah Hadziq, Wahyu, serta Mitsa dari Kudus. Om Daktur sendiri dikawal kru KBTa-nya yang biasa, yaitu Mas Prio (sekretaris redaksi SM), Mas Agus (Tata Usaha SM), Mas Moch Buhono (staf layout SM), Mbak Acik (pusdok SM), dan Mbak Unik (editor Tabloid Cempaka), serta juga Mas Wawan.
Dimulai pukul 9 pagi, talk show break makan siang pukul 13, lalu ditutup dengan pemutaran film animasi pendek berjudul Bouncin’ buatan Studio Pixar. Film itu merupakan kesukaan Gigih, putra bungsu Om Daktur.
Khusus bagi g-Mag, ini merupakan kali kesekian kru g-Mag ikut hadir dan terlibat dalam event-event Kantin Banget. Mas Wien bahkan beberapa kali pernah ikut sibuk jadi panitia di sana, baik ketika masih gabung di SM maupun sesudah masuk g-Mag. Harapannya tentu, g-Mag dan Geng Kantin Banget bisa terus bermitra membuat aneka macam hal-hal yang positif buat anak muda di Semarang, Jateng, dan seluruh Indonesia sesudah tempo hari sukses bergandeng tangan bikin film.
Ayo, next mau bikin apa lagi?